Kamis, 25 Mei 2017

Sebenarnya Rindu

Sebenarnya Rindu

Hai malam...
Apakah kau pernah merindukan siang?
Jika itu terlalu berlebihan
Apakah kau pernah mengenal
Atau sekedar mendengar tentang siang
Kenapa diam?
Apakah ada yang sedang kau pendam?
Baiklah, gelapmu sudah cukup mengatakan
Bahasa rindu yang tak terungkapkan

Hai siang...
Apakah kau mengenal malam?
Sebab kutanya malam
Dia hanya diam dan muram
Seperti malam dan juga bungkam
Memendam teka-teki dalam diam

Hai malam.... hai siang....
Kini aku yang terdiam
Dan aku tahu yang membuatmu bungkam
Rindu terpendam yang teramat dalam
Yang hanya tertahan dalam diam
Terpenjara dalam bungkam

Bolehkah aku bertanya?
Apakah ini rindu sebenar-benarnya rindu?
Bagaimana kalian merindu?
Sedang siang dan malam tiada pernah bertemu
Sungguh ini sebenar-benarnya rindu
Bukan berujung pada bertemu
Namun keabadian berdampingan

Kini aku mengerti
Arti rindu, sebenar-benarnya rindu
Saling berbisik dalam doamu
Bukan dengan hanya bertemu
Namun dipasangkan dengan abadi
Bukan menemukan tapi saling menggantikan
Itu rindumu
Siang dan malam
Saling menjaga dan tiada bertemu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kemarin' Rindu

*Karya : HepsRmd  * ===================================== ini menyenangkan, kadang kita lupa dan keasikkan, momen tak seberapa yang terlonta...